Penggagas kegiatan, Dr. Sn. Ichsan, S.Pd., M.Sn., menegaskan bahwa konser ini dirancang sebagai ruang perjumpaan yang otentik. Menurutnya, seni memiliki kekuatan transformatif dalam merawat kebinekaan dan memperkuat kohesi sosial.
“Ketika musik dimainkan bersama, kita belajar bahwa harmoni lahir bukan karena semua nada sama, tetapi karena perbedaan itu disusun dengan kesadaran dan rasa saling menghargai,” ujarnya.
Nada-Nada Toleransi Menggema di Bone, Harmoni Lintas Iman Satukan Ribuan Hati
Penggagas kegiatan, Dr. Sn. Ichsan, S.Pd., M.Sn., menegaskan bahwa konser ini dirancang sebagai ruang perjumpaan yang otentik. Menurutnya, seni memiliki kekuatan transformatif dalam merawat kebinekaan dan memperkuat kohesi sosial.
“Ketika musik dimainkan bersama, kita belajar bahwa harmoni lahir bukan karena semua nada sama, tetapi karena perbedaan itu disusun dengan kesadaran dan rasa saling menghargai,” ujarnya.