banner 728x250

Muksim Dorong Anak Muda Bone Jadi Pemimpin Baru Lewat Sekolah Kader Perubahan

PILARMEDIA.ID, BONE – Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) terus mendorong lahirnya generasi muda yang mampu menjadi motor perubahan di daerah.

Melalui program nasional bertajuk Sekolah Kader Perubahan, partai berlambang bola dunia itu melaksanakan pendidikan politik bagi kader usia maksimal 35 tahun.

Program tersebut merupakan arahan langsung Ketua Umum DPP PKB, H. Abdul Muhaimin Iskandar, untuk memperkuat kualitas kepemimpinan muda di seluruh daerah.

Di Kabupaten Bone, kegiatan ini dikoordinir oleh Anggota DPRD Bone Fraksi PKB, Muksim, S.Sos., M.M. Ia menjadi penanggung jawab pelaksanaan dan memastikan kegiatan berjalan sesuai standar kaderisasi nasional. Kegiatan digelar di Warkop Makmur, Jl. Beringin Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (10/12/2025).

Meski berlangsung sederhana, suasananya terlihat hidup dan penuh semangat dari para peserta yang datang dari berbagai kecamatan.

Muksim menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan mandat yang diberikan kepada seluruh anggota dewan dari PKB agar turut membina kader muda di daerah masing-masing.

Menurutnya, pendidikan politik harus dihadirkan lebih dekat dengan masyarakat agar anak muda terbiasa berdiskusi, berpikir kritis, dan memahami arah pembangunan di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa Sekolah Kader Perubahan bukan sekadar pelatihan, tetapi ruang menyiapkan pemimpin masa depan.

“Kami ingin anak muda Bone memiliki kesempatan yang sama untuk tumbuh sebagai kader yang matang, punya integritas, dan peduli pada rakyat. Ini bukan sekadar program partai, tapi investasi untuk masa depan daerah,” ujar Muksim.

Kegiatan tersebut diisi dengan materi penguatan jati diri kader, manajemen organisasi, kepemimpinan, serta pemahaman dasar tentang isu-isu kerakyatan.

Para peserta terlihat aktif berdiskusi, menanyakan berbagai persoalan daerah, dan menyampaikan pandangan mereka mengenai tantangan generasi muda hari ini. PKB Bone berharap ruang seperti ini bisa menjadi wadah menyuarakan gagasan segar untuk pembangunan yang lebih berpihak kepada masyarakat kecil.

Muksim menyebut bahwa anak muda memiliki peran strategis dalam membawa perubahan sosial, ekonomi, dan politik. Ia menilai bahwa hadirnya kegiatan kaderisasi yang inklusif dapat menjadi peluang besar bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam proses pembangunan. PKB, kata dia, akan terus membuka ruang partisipasi bagi anak muda tanpa memandang latar belakang sosialnya.

“Kami tidak ingin politik hanya dikuasai elite. Anak muda harus hadir, bersuara, dan membawa perubahan. Bone butuh pemimpin baru yang dekat dengan rakyat dan memahami kebutuhan masyarakatnya,” tegasnya.

Melalui kegiatan ini, PKB Bone berharap muncul kader-kader muda yang siap terlibat dalam isu publik, berani menyuarakan kepentingan masyarakat, serta mampu menjadi agen perubahan yang bekerja dengan hati. Program kaderisasi ini direncanakan terus berjalan secara berkala demi mendorong lahirnya pemimpin lokal yang berkomitmen pada nilai kemanusiaan dan keberpihakan pada rakyat. (z/a)*