Dari Keterpurukan Persibone di Liga 4, Kini di Tangan BupAAS Bone Menjadi “The King of Sulsel”

PILARMEDIA.ID, BONE — Perjalanan Persibone dalam beberapa tahun terakhir menghadirkan cerita tentang kebangkitan. Dari tim yang sempat terpuruk di pentas Liga 4 Sulawesi Selatan, kini Persibone menjelma menjadi salah satu kekuatan sepak bola yang sangat diperhitungkan di Sulsel.

Persibone yang sebelumnya mengalami kekalahan telak 21-0 dari Makassar City putaran regional Liga 4 Sulawesi Selatan pada Kamis (12/2/2026) lalu. Saat itu, Bone hanya membawa 10 pemain untuk menghadapi Makassar City karena terkendala persoalan pendanaan.

Pembenahan total dilakukan, kolaborasi pecinta sepakbola, dukungan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman, kerja keras pemain, serta gairah masyarakat Bone yang kembali membuncah terhadap sepak bola. Transformasi tersebut tidak datang secara instan.

Di tengah proses kebangkitan itu, sosok Bupati Bone Andi Asman Sulaiman (BupAAS) menjadi bagian penting dalam upaya membangun kembali kekuatan sepak bola Bone. Perhatian terhadap pembinaan, kompetisi, fasilitas, hingga dukungan terhadap tim menjadi energi tambahan bagi sepakbola Bone untuk kembali menunjukkan identitasnya.

Hal itu dibuktikan oleh Bone Beramal FC saat tampil pada Piala Gubernur Sulsel 2026. Di bawah dukungan Bupati Bone Andi Asman Sulaiman(BupAAS), tim Bone berhasil keluar sebagai juara setelah menaklukkan Sidrap United pada partai final di Stadion Gelora BJ Habibie, Kota Parepare, Senin (21/9/2026).

Meski begitu, langkah untuk menjadi The King Of Sulsel tidaklah mudah. Walau pada babak penyisihan menjadi juara grup di Zona Timur, tetapi di 8 besar langkahnya tertatih-tatih.

8 besar melawan Pinrang skor 2-2, menang adu penalti setelah ucok menepis 2 penendang dari Pinrang. Di semifinal melawan Jeneponto skor juga 2-2, dan menang adu penalti setelah Ucok kembali menepis 2 penendang.

Saat di final melawan Sidrap bermain dengan 10 pemain setelah Hamzah diganjar kartu merah, meski begitu Bone lebih duluan unggul 1-0 melalui Sainal Basri setelah menerima umpangan Aldi Bocang. Di menit akhir Bone sempat unggul 2-1, namun golnya dianulir.

Hingga akhirnya terjadi adu penalti. Lagi-lagi Ucok menjadi pahlawan Bone yang membawanya menjadi The King Of Sulsel.

Manager Bone Beramal FC, Edy Saputra Syam, menyampaikan apresiasi atas dukungan Bupati Bone terhadap perjalanan tim hingga meraih gelar juara.

“Alhamdulillah, dengan dukungan Bapak Bupati Bone, alhamdulillah Bone Beramal FC juara Piala Gubernur Sulsel 2026,” kata Edy, Rabu (23/9/2026).

Kepala BKPSDM Bone itu mengaku bersyukur atas dukungan langsung Bupati Bone yang turut mendorong semangat pemain dan ofisial selama mengikuti turnamen.

Menurutnya, keberhasilan Bone Beramal FC tidak terlepas dari kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemain, ofisial, manajemen, hingga dukungan masyarakat Bone.

“Dukungan pemerintah daerah, kesiapan tim, dan keterlibatan masyarakat menjadi faktor penting dalam perjalanan panjang ini. Kita berhasil mencatatkan sejarah baru untuk sepakbola Bone,” jelasnya.