PILARMEDIA.ID, WAJO — Bupati Wajo Andi Rosman mengatakan pihaknya saat ini tengah melobi untuk penambahan 50.000 kuota jaringan gas rumah tangga untuk Kabupaten Wajo.
Menurut Andi Rosman, hal itu ia sampaikan saat melakukan kunjungan ke kantor SKK Migas di Jakarta Selatan, pekan lalu.
“Kita meminta adanya penambahan kuota jargas sebanyak 50.000 untuk Kabupaten Wajo. Ini sejalan dengan program Kementerian ESDM yang menargetkan tambahan sambungan 1 juta jargas rumah tangga di tahun 2026,” ungkap Bupati Wajo, saat dikonfirmasi, Senin (26/1/2026).
Hal lain yang disampaikan Bupati Andi Rosman saat beraudiensi dengan SKK Migas, yakni terkait dukungan pembangunan infrastruktur jalan.
“Termasuk participating interest 2,5 persen perlu ditinjau ulang, kalau bisa ditingkatkan,” lanjut Andi Rosman.
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia menargetkan tambahan jaringan gas (jargas) rumah tangga sebesar 1 juta sambungan pada tahun 2026.
Hal itu dikatakan Sekretaris Jenderal Kementerian ESDM Dadan Kusdiana. Dia mengatakan, total kebutuhan anggaran jargas mencapai Rp 5,8 triliun, mencakup target jargas 2025 sebesar 115.264.000 sambungan rumah (SR), dan di tahun 2026 sebanyak 1 juta SR.
“Targetnya 1 juta rumah tangga, tahun depan dianggarkan Rp 4,8 triliun, kemudian tahun ini dianggarkan Rp 1 triliun, sehingga totalnya menjadi Rp 5,8 triliun,” ungkap Dadan Kusdiana pada Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi XII DPR, Rabu (3/9/2025).






