banner 728x250

Aspirasi Warga Bone Jadi Prioritas, Muksim Siap Mengawal Tanpa Jarak

PILARMEDIA.ID, BONE – Anggota DPRD Kabupaten Bone dari Fraksi PKB, Muksim, S.Sos., M.M., telah melaksanakan reses yang ia selenggarakan di tiga titik berbeda pada 7 hingga 10 Desember 2025.

Lokasi tersebut berada di Kelurahan Bajoe dan Kelurahan Waetuo, Kecamatan Tanete Riattang Timur, serta Jl. Beringin Kelurahan Watampone, Kecamatan Tanete Riattang. Menurutnya, reses ini berlangsung dengan baik dan mendapat respons positif dari masyarakat.

Dalam keterangannya, Muksim menjelaskan bahwa reses merupakan kewajiban setiap anggota DPRD untuk mendengarkan aspirasi publik.

Ia menegaskan bahwa seluruh masukan yang diterima dari masyarakat pada tiga lokasi tersebut telah dirangkum secara menyeluruh sebagai bahan pokok dalam pembahasan program kerja legislatif. Beragam aspirasi masyarakat, mulai dari infrastruktur hingga pemberdayaan ekonomi, menjadi catatan penting dalam laporannya.

Muksim memaparkan bahwa sebagian besar warga mengeluhkan kondisi infrastruktur dan kualitas pelayanan publik yang masih perlu ditingkatkan.

Ada pula permintaan warga terkait peningkatan fasilitas sosial, pemberdayaan UMKM, serta dukungan pemerintah terhadap kegiatan ekonomi masyarakat. Semua aspirasi tersebut, katanya, akan ia tindak lanjuti sesuai mekanisme pembahasan di DPRD.

“Saya ingin memastikan bahwa setiap suara masyarakat tidak berhenti di lokasi reses, tetapi benar-benar sampai pada lembaga yang mengatur kebijakan. Itu komitmen yang selalu saya pegang,” ujar Muksim kepada awak media saat dikonfirmasi pada Kamis (11/12/2025).

Ia juga menekankan bahwa aspirasi masyarakat merupakan dasar penting dalam merumuskan kebijakan daerah. Muksim menyebut bahwa pemerataan pembangunan menjadi salah satu fokusnya, sehingga masukan dari masyarakat sangat menentukan arah pengambilan keputusan. Menurutnya, daerah harus dibangun berdasarkan kebutuhan riil, bukan sekadar wacana.

“Kita tidak ingin pembangunan hanya terlihat di pusat kota, sementara masyarakat di lorong-lorong terabaikan. Semua harus merasakan perhatian yang sama,” ungkapnya.

Politisi jebolan PKB itu juga mengucapkan terima kasih atas kepercayaan dan keterbukaan warga dalam menyampaikan kebutuhan mereka. Ia berjanji akan mengawal setiap aspirasi tersebut hingga pada tahap pembahasan anggaran dan pengawasan pelaksanaannya di lapangan.

“Saya bekerja bukan hanya sebagai wakil rakyat secara formal, tetapi sebagai sahabat masyarakat yang siap menyampaikan kebutuhan mereka tanpa jarak,” tutupnya. (z/a)*