PILARMEDIA.ID, BONE – Dugaan penjualan emas palsu melalui platform marketplace Shopee menjadi perhatian setelah seorang warga Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan bernama Irma menjadi korban transaksi di toko online bernama Julee Official Store.
Korban membeli perhiasan emas pada 19 September 2026 pukul 12.10 Wita. Sebelum bertransaksi korban sempat menanyakan keaslian emas tersebut.
“Saya bertanya dulu ini emas asli. Dia bilang emas asli 18K, dan ada sertifikat, makanya saya beli,” ujar Irma Sabtu (31/10/2026).
Irma mengaku, paket tersebut diantar melalui SPX Express dan tiba pada Jumat 25 September. Saat memang sekilas tidak ada masalah dan memang sempat dipakai sekitar 2 minggu.
“Memang kayak asli, dan saya pakai itu gelang selama 2 minggu. Tapi ketika gelang saya tersangkut di sebuah kain dan secara tidak sengaja langsung tertarik dengan gelang saya, emasnya langsung robek, seperti modelnya pembungkus dalam rokok yang warna kuning emas,” sebutnya.
Irma menyampaikan komplain kepada toko Julee, namun sangat slow respons sekali. Irma geram dan akan menjualnya kembali ke toko tersebut, dia hanya mau beli dengan harga 40% dari harga aslinya.
“Saya mulai komplain 24 Oktober, dan tidak direspons selama 2 hari. Saya jengkel dan minta dia beli kembali emasnya, ketika dibalas, langsung bilang hanya bisa beli 40% saja dari harga aslinya, saya beli dengan harga Rp 1.377.000 dan dia mau beli jauh di bawahnya,” sesalnya.
“Makanya saya bawa ke toko emas di Kabupaten Bone. Saat diukur kadar emasnya ternyata tipis sekali, dan saya minta ke toko emas tersebut berapa harga jualnya, dia bilang hanya Rp 50 ribu,” sambung Irma.
Dia mengaku sangat kesal usai di tipu oleh Toko Julee Official Store yang menjual emas palsu. Padahal yang dipakai untuk beli emas tersebut merupakan uang yang dikumpul selama 7 bulan lamanya saat jadi buruh tani.
“Menyesal sekali saya beli di toko Julee Official Store, penjual emas palsu. Saya sangat dirugikan, 7 bulan saya di sawah kumpul uang untuk beli itu malah sangat dirugikan, pemilik toko juga tidak ada itikad baiknya,” jelasnya.
“Saya tidak ingin ada masyarakat lain yang mengalami kejadian serupa. Jangan sampai konsumen dirugikan karena membeli barang yang tidak sesuai dengan keterangan penjual. Saya berharap pihak Shopee dapat melakukan penelusuran terhadap toko Julee Official Store, termasuk memeriksa legalitas, keaslian produk, serta riwayat transaksi yang saya keluhkan, jangan ada korban berikutnya,” sambung Irma.






