banner 728x250

Menjaga Amanah Swasembada, Begini Langkah Nyata Bupati Bone untuk Ketahanan Pangan

PILARMEDIA.ID, BONE – Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., melakukan kunjungan ke Gudang Bulog Cabang Bone di Jalan Jenderal Sudirman, Watampone, Kamis (8/1/2026), guna memastikan ketersediaan stok beras di Kabupaten Bone.

Dalam kunjungan tersebut, Bupati Bone menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam menjaga ketahanan pangan serta menjamin ketersediaan beras bagi masyarakat. Ia menyampaikan bahwa saat ini Indonesia berada pada posisi swasembada pangan sesuai instruksi Presiden Republik Indonesia dan Menteri Pertanian, sehingga capaian tersebut harus terus dipertahankan.

“Kunjungan ini kita lakukan untuk memastikan stok beras di Kabupaten Bone dalam kondisi aman dan mencukupi kebutuhan masyarakat. Alhamdulillah, saat ini Bone berada pada posisi swasembada pangan. Sesuai instruksi Bapak Presiden dan Menteri Pertanian, capaian ini harus terus kita jaga,” ujar Bupati Bone.

Ia menambahkan, kunjungan tersebut juga dimanfaatkan untuk membahas langkah-langkah strategis, berbagai kendala di lapangan, serta solusi yang perlu ditempuh agar ketersediaan dan distribusi beras tetap berjalan optimal. Salah satu perhatian utama adalah kondisi penggilingan padi yang berada di bawah koordinasi Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi).

Bupati Bone mengungkapkan, saat ini terdapat lebih dari 100 unit penggilingan padi yang beroperasi namun belum terdata secara resmi, sementara yang telah terdata berjumlah lebih dari 60 unit. Kondisi ini dinilai perlu mendapat perhatian serius agar pengelolaan produksi dan distribusi beras dapat berjalan lebih tertib dan terkoordinasi.

“Dalam pertemuan ini, langkah-langkah yang telah dilakukan, kendala-kendala yang dihadapi, serta penyelesaiannya kita bahas secara menyeluruh, termasuk pendataan penggilingan padi di bawah koordinasi Perpadi. Program ketahanan pangan tidak akan terjaga jika tidak ada kerja sama yang kuat antar leading sektor,” tambahnya.

Selain itu, pertemuan tersebut juga membahas penguatan sinergi antara Bulog dan mitra kerja yang melibatkan KTNA, Dinas Pertanian, Dinas Ketahanan Pangan, serta pelaku usaha penggilingan padi. Bupati Bone menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat, khususnya dalam penyediaan beras berkualitas bagi konsumen.

Sebagai salah satu terobosan, Bupati Bone menyampaikan rencana peluncuran Kios Pangan Tripika dan Tripides dalam waktu dekat. Kios ini diharapkan menjadi pusat pelayanan pangan yang menyediakan beras berkualitas dengan harga terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, juga dibahas pembentukan Satuan Tugas (Satgas) Pajale guna memperkuat pengawasan dan optimalisasi produksi padi, jagung, dan kedelai di Kabupaten Bone.

Dalam kesempatan tersebut, turut dibahas rencana penandatanganan nota kesepahaman (MoU) kerja sama penyerapan gabah petani antara Bulog dan para mitra, sebagai upaya memberikan kepastian pasar dan harga bagi petani. Selain itu, disepakati pula bahwa beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) akan diproduksi dan disalurkan melalui Kios Pangan Tripika dan Tripides serta jaringan Tropides di Kabupaten Bone.

Orang nomor 1 di Kabupaten Bone ini juga menerima penjelasan terkait kondisi stok beras di gudang Bulog, mekanisme penyerapan gabah petani, serta sistem distribusi beras kepada masyarakat. Kunjungan tersebut diharapkan dapat semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, Bulog, dan seluruh pemangku kepentingan sektor pertanian.

Kegiatan ini turut dihadiri beberapa OPD terkait, Ketua Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Sulawesi Selatan, serta pengurus Persatuan Penggilingan Padi dan Pengusaha Beras Indonesia (Perpadi). (z/a)*