Domino Jadi Magnet Nasional, Beramal Cup I Hadirkan Peserta 11 Provinsi, Wabup AAP buka secara resmi

PILARMEDIA.ID, BONE – Wakil Bupati Bone Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, S.P., M.M., resmi membuka Turnamen Domino Beramal Cup I Kabupaten Bone Tahun 2026 di Lapangan Merdeka Watampone, Sabtu (22/8/2026).

Turnamen tersebut menjadi ajang silaturahmi sekaligus kompetisi olahraga domino yang mempertemukan peserta dari 11 provinsi dan 41 kabupaten/kota di Indonesia.

Ketua Panitia Turnamen Domino Beramal Cup I, Andi Sunil, menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Bone, khususnya Bupati dan Wakil Bupati Bone, atas dukungan terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut.

Ia menilai kehadiran peserta dari berbagai daerah menjadi bukti bahwa turnamen di Bone telah memiliki daya tarik di tingkat nasional.

Sementara itu, Ketua PORDI Bone Prof. Dr. Syahabuddin, M.Ag., menegaskan komitmen Bone untuk menjadi salah satu daerah percontohan dalam pembinaan olahraga domino.

“Kami ingin Bone menjadi role model pembinaan olahraga domino di Indonesia. Kehadiran peserta dari belasan provinsi dan puluhan kabupaten/kota menunjukkan bahwa Bone memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pembinaan domino,” ujar Syahabuddin.

Ia juga mengajak seluruh peserta menjadikan turnamen tersebut sebagai ruang berkompetisi secara sehat sekaligus membangun persaudaraan.
“Mari kita bertanding secara sportif, aman dan damai. Domino bukan sekadar permainan, tetapi juga melatih kejujuran dan sportivitas. Karena itu, nilai As-Siddiq harus menjadi bagian dari karakter setiap pemain,” katanya.

Ketua PORDI Sulawesi Selatan Dr. Ir. Ilham Arif Sirajuddin mengapresiasi komitmen Pemerintah Kabupaten Bone dalam mendukung pengembangan olahraga domino.

Menurutnya, turnamen tersebut bukan hanya memberikan dampak terhadap pembinaan atlet, tetapi juga menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Kami mengapresiasi Pemerintah Kabupaten Bone yang memiliki komitmen kuat dalam pembinaan olahraga. Turnamen seperti ini bukan hanya soal pertandingan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi karena ribuan orang hadir, menginap, makan, dan beraktivitas di Bone,” ujar Ilham.

Ia menyebut Turnamen Domino Beramal Cup I menjadi salah satu event terbesar yang digelar PORDI Sulawesi Selatan, dengan jumlah peserta mencapai lebih dari 1.400 orang atau sekitar 700 pasangan.

Ilham juga menekankan pentingnya menjaga integritas pertandingan, baik dari sisi peserta maupun perangkat pertandingan.

“Kami ingin setiap turnamen berlangsung dengan fair play. Wasit harus menjalankan tugas secara objektif dan peserta wajib menjunjung tinggi sportivitas. Pelanggaran yang dilakukan berulang dapat berimplikasi pada pencabutan lisensi keanggotaan,” tegasnya.

Ia menambahkan, PORDI Sulsel tengah mendorong pengembangan gardu sebagai pusat pembinaan atlet domino di tingkat masyarakat.

Ke depan, PORDI Sulsel menargetkan terbentuknya hingga 10 ribu gardu di 24 kabupaten/kota dengan pendekatan sistem keamanan lingkungan atau Siskamling.

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Bupati Bone Andi Akmal Pasluddin menyambut baik kehadiran peserta dari berbagai daerah. Ia berharap para peserta tidak sekadar mengikuti pertandingan, tetapi juga menikmati berbagai potensi yang dimiliki Kabupaten Bone.

“Selamat datang di Bone kepada seluruh peserta dari 11 provinsi dan 42 kabupaten/kota. Kami berharap bapak dan ibu tidak hanya datang untuk bertanding, tetapi juga lebih lama tinggal di Bone untuk menikmati budaya, kuliner, dan pariwisata yang kami miliki,” kata Andi Akmal.

Menurutnya, event berskala nasional seperti Turnamen Domino Beramal Cup I memiliki dampak positif terhadap perekonomian daerah, terutama bagi pelaku UMKM dan sektor jasa.

“Pemerintah Kabupaten Bone akan terus memberikan dukungan terhadap setiap kegiatan berskala provinsi maupun nasional yang dilaksanakan di Bone. Kami berharap kegiatan seperti ini menjadi berkah bagi masyarakat karena roda ekonomi ikut bergerak,” ujarnya.

Andi Akmal juga menyebut domino telah berkembang dari permainan masyarakat menjadi salah satu cabang olahraga yang memiliki potensi prestasi.

Ia berharap olahraga tersebut tetap menjadi bagian dari budaya masyarakat Sulawesi Selatan sekaligus mampu melahirkan atlet-atlet berprestasi.

“Domino sudah naik kelas dan mulai sejajar dengan cabang olahraga lainnya. Ini merupakan bagian dari budaya masyarakat Bugis dan Sulawesi Selatan yang sekarang kita dorong menjadi olahraga prestasi. Yang terpenting, domino harus menjadi sarana untuk menyatukan, bukan mencela atau memecah belah,” tuturnya.

Turnamen Domino Beramal Cup I diharapkan dapat menjadi agenda tahunan dengan skala yang lebih besar pada tahun-tahun berikutnya.

Pembukaan turut dihadiri Anggota DPRD Sulsel Fraksi Golkar, Dandim 1407 Bone, Dandenpom Bone, Kasi Intel Polres Bone, perwakilan Ketua PORDI Pusat, Ketua PORDI Sulsel, Ketua PORDI Kabupaten Bone beserta jajaran, panitia pelaksana, serta tamu undangan lainnya.(z/a)