PILARMEDIA.ID, BONE — Skuad Paddengngeng, Kecamatan Lamuru mendatangkan amunisi baru di turnamen paling bergengsi, Bone Beramal Cup (BBC) 2026. Lamuru semakin percaya diri menembus final.
Yang paling menyita perhatian publik adalah merapatnya kiper dari klub Liga 2, Adhyaksa Farmel Banten FC, Jefri Wibowo Suliarno, bersama Robinson pemain asal Sulawesi Tenggara.
Selain itu Lamuru sejak awal pertandingan diperkuat oleh Top Skor PSPS Riau Asir Azis, Nugroho Santoso gelandang PSPS Riau. Kemudian Muhammad Reza Kusuma gelandang PSPS Riau, yang sudah merasakan atmosfer Liga Kroasia dan Liga Spanyol.
Selain itu, ada bek Persela Lamongan Herwin Tri Saputra, 3 pemain eks Pon Sulsel Muh Alfian Ridho Kribo, Agil Ramadhan, dan Andi Muhammad Dzakwan. Ada juga pemain eks Persibantul dan Persela Akbar, lalu Firdaus Jufri Gasma Enrekang, Angga Asnandi, Ismail Haris, dan tentunya Achmad Fahrezi, Aldi Fajar Bocang, dan Maslang.
Tokoh pemuda Lamuru, Awal mengatakan, kehadiran pemain profesional itu diyakini mampu menambah kekuatan tim sekaligus meningkatkan antusiasme masyarakat Lamuru untuk memberikan dukungan penuh. Manajemen tim menyebut persiapan terus dimatangkan, pemantapan strategi, hingga membangun chemistry antar pemain.
“Paddengngeng FC Lamuru menargetkan tampil maksimal dan menjadi salah satu kekuatan yang diperhitungkan. Tentu kami target juara di Bone Beramal Cup tahun ini,” katanya Jumat (15/5/2026).
Awal menuturkan, atmosfer dukungan masyarakat Lamuru pun begitu terasa. Warga kompak memberikan support, termasuk melalui swadaya dan saweran demi menghadirkan skuad terbaik untuk membawa nama daerah bersaing di level tertinggi turnamen antar kecamatan tersebut.
“Tim ini bukan hanya milik pemain, tetapi milik seluruh masyarakat Lamuru utamanya keluarga Paddengngeng. Dukungan warga menjadi semangat besar bagi kami,” tuturnya.
Kehadiran pemain dari Adhyaksa Banten FC juga diprediksi akan membuat pertandingan Paddengngeng FC menjadi magnet penonton. Bone Beramal Cup sendiri kini telah menjelma menjadi hiburan rakyat yang menghadirkan atmosfer layaknya kompetisi profesional, dengan dukungan suporter yang fanatik dan pertandingan yang sarat gengsi.








