banner 728x250

Bekerja Tanpa Mengenal Libur, Gubernur Sulsel dan Bupati Bone Turun Langsung Dengarkan Harapan Nelayan di PPI Lonrae

PILARMEDIA.ID, BONE – Gubernur Sulawesi Selatan, H. Andi Sudirman Sulaiman, S.T., didampingi Bupati Bone H. Andi Asman Sulaiman, S.Sos., M.M., meresmikan Rehabilitasi Turap Penahan Tanah (Revetment) di kawasan Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Lonrae, Kabupaten Bone, ditandai dengan penandatanganan prasasti pada Jumat (16/1/2025).

Peresmian tersebut dirangkaikan dengan penyerahan dua unit kapal perikanan berkapasitas 15 Gross Ton (GT) senilai total Rp930 juta kepada kelompok nelayan di Kabupaten Bone.

Bantuan itu masing-masing diterima oleh Kelompok Usaha Bersama (KUB) Beringin Desa Manajeng, Kecamatan Sibulue, serta Kelompok Nelayan Makmur Sejahtera di Kelurahan Bajoe, Kecamatan Tanete Riattang Timur.

Bantuan kapal perikanan ini merupakan bagian dari program prioritas sektor kelautan dan perikanan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan Tahun 2025, dengan total tiga unit kapal. Dua unit dialokasikan untuk Kabupaten Bone, sementara satu unit lainnya telah lebih dahulu diserahkan kepada kelompok nelayan di Kabupaten Bulukumba.

Dalam sambutannya, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menyampaikan apresiasi atas perhatian besar Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan terhadap sektor kelautan dan perikanan di Bone. Ia menegaskan bahwa sinergi antara pemerintah provinsi dan kabupaten terus berjalan tanpa mengenal hari libur demi kesejahteraan masyarakat.

“Kami dan Bapak Gubernur Sulawesi Selatan tidak mengenal kata libur dalam bekerja untuk rakyat. Potensi kelautan dan perikanan Bone sangat besar, karena kami memiliki 11 kecamatan pesisir yang menjadi tumpuan hidup masyarakat,” ujar Bupati.

Ia juga menyampaikan harapan masyarakat pesisir agar dukungan pemerintah terus diperkuat, mulai dari pengembangan kampung nelayan, penyediaan stasiun pengisian bahan bakar solar bagi nelayan di wilayah PPI Lonrae, hingga kemudahan izin berlayar.

“Banyak masyarakat pesisir yang menggantungkan hidupnya dari sektor nelayan. Karena itu, kami berharap perizinan berlayar dapat dipermudah agar aktivitas melaut tidak lagi terkendala,” tambahnya.

Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menegaskan komitmennya untuk terus mempercepat pembangunan infrastruktur pendukung sektor perikanan di Bone. Ia mengakui kondisi akses jalan menuju PPI Lonrae yang masih membutuhkan perhatian serius.

“Kondisi jalannya tidak perlu lagi diceritakan, karena saya merasakan langsung. Insya Allah setelah anggaran perubahan nanti, untuk jalan masuk ke sini akan diselesaikan oleh Bapak Bupati,” ujar Gubernur.

Terkait kebutuhan bahan bakar bagi nelayan, Gubernur membuka peluang investasi dengan memberikan kemudahan perizinan dan dukungan lahan, dengan tetap memprioritaskan masyarakat lokal.

“Jika ada bapak dan ibu yang ingin berinvestasi stasiun pengisian bahan bakar, kami akan bantu pengurusannya dan penyediaan lahan. Kita prioritaskan putra-putri Bone,” tegasnya.

Sebagai bentuk percepatan pelayanan, Gubernur Sulsel menginstruksikan agar petugas perizinan berlayar berkantor langsung di PPI Lonrae, sehingga nelayan tidak lagi harus mengurus izin ke lokasi lain.

“Saya minta perizinan berlayar segera berjalan dan berkantor di PPI Lonrae. Jadi saat saya kembali berkunjung, pelayanan sudah aktif di sini,” pungkasnya.

Kegiatan tersebut turut dihadiri Ketua TP PKK Provinsi Sulawesi Selatan yang didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bone, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulsel beserta jajaran, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulsel, serta Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Sulsel.

Hadir pula sejumlah kepala OPD Kabupaten Bone, para penyuluh perikanan se-Kabupaten Bone, kelompok nelayan, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, tokoh perempuan, serta tamu undangan lainnya. (z/a)*