banner 728x250

Dengar Keluhan Pedagang, Wabup Bone Siapkan Solusi untuk Pasar Mare

PILARMEDIA.ID, BONE — Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., M.M., menerima audiensi pedagang Pasar Mare yang difasilitasi Anggota DPRD Bone, Andi Heryanto Bausad, SH., di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Bupati Bone, Jl. Jenderal Ahmad Yani, Watampone, Selasa (26/8/2025).

Dalam pertemuan tersebut, para pedagang menyampaikan keluhan terkait menurunnya jumlah pembeli di kios dalam pasar. Mereka mengaku resah karena area parkir Pasar Mare kini dipenuhi lapak-lapak liar, bahkan sebagian pedagang berjualan menggunakan mobil. Kondisi ini dinilai merugikan pedagang yang berjualan di dalam kios, karena pembeli lebih banyak berbelanja di luar pasar.

Salah satu perwakilan pedagang, Bustan, menuturkan bahwa perubahan fungsi lahan parkir menjadi tempat berjualan tidak hanya menurunkan omzet pedagang resmi, tetapi juga menimbulkan kemacetan di sekitar pasar.

“Kami meminta agar penjual di luar pasar ditertibkan. Jalan terganggu dan kios di dalam pasar semakin sepi pembeli,” ujarnya.

Anggota Komisi I DPRD Bone, Andi Heryanto Bausad, yang sebelumnya menerima aspirasi pedagang saat berkunjung ke Pasar Mare, kemudian menghubungi Wabup Bone untuk mencari solusi.

“Mayoritas pedagang resah karena area parkir dipakai berjualan. Banyak yang menggunakan mobil. Akibatnya, pembeli enggan masuk ke dalam pasar,” jelas legislator Partai Nasdem itu.

“atas dasar itu, saya berkoordinasi dengan Pemkab Bone dan Alhamdulillah kami dapat respon cepat dari bapak Wakil Bupati Bone” tambahnya.

Menanggapi hal tersebut, Wabup Bone menegaskan akan menindaklanjuti aspirasi pedagang dengan melibatkan instansi terkait.

“Apa yang menjadi keluhan pedagang akan kami tindaklanjuti. Saya sengaja hadirkan Kasatpol PP agar mendengar langsung. Kita akan carikan solusi terbaik agar pedagang Pasar Mare tidak dirugikan,” tegasnya.

Audiensi ini turut dihadiri Kasatpol PP Bone, Sekretaris Dinas Perdagangan, dan Kabag Hukum Setda Bone.

Pemerintah daerah berharap pertemuan ini menjadi langkah awal penataan pasar tradisional, khususnya di Kecamatan Mare, agar aktivitas perdagangan lebih tertib dan kondusif. (z/a) *