banner 728x250

Wabup Bone Resmikan Fasilitas Baru Bank Sampah Induk, PLN UIP3B Sulawesi Salurkan Bantuan Motor, Mesin Pencacah, dan Sumur Bor untuk Dorong Ekonomi Sirkular dan Kelestarian Lingkungan

PILARMEDIA.ID BONE — Upaya menjaga lingkungan dan mendukung ekonomi sirkular di Kabupaten Bone terus diperkuat. Wakil Bupati Bone, Dr. H. Andi Akmal Pasluddin, SP., MM., meresmikan sarana dan prasarana pengelolaan sampah melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Unit Induk Pembangkitan dan Penyaluran (UIP3B) Sulawesi di Bank Sampah Induk Bone, Sabtu (19/7).

Acara peresmian ini menjadi bukti nyata kolaborasi multipihak. Turut hadir bersama Wabup, Anggota DPR RI Ismail Bahtiar, Dandim 1407/Bone Letkol Inf. Laode Muh. Idrus, Pj. Sekda Bone Andi Saharuddin, S.STP., M.Si., Camat Tanete Riattang A. Zainal Wahyudi, SE., M.Si., serta jajaran Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Bone.

Melalui program TJSL, PLN menyalurkan bantuan berupa satu unit motor sampah, satu unit mesin pencacah multifungsi, dan sumur bor. Mesin ini dapat digunakan untuk mencacah sampah kering, ranting pohon, hingga sisa makanan menjadi pupuk organik, kompos, maupun pakan ternak. Selain itu, PLN juga memberikan santunan dan paket sembako untuk kaum dhuafa.

Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wabup Bone bersama General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Travianto.

Wabup Apresiasi Sinergi PLN

Dalam sambutannya, Wabup Bone menyampaikan apresiasi atas kepedulian PLN terhadap pengelolaan sampah. Ia menegaskan bahwa penanganan sampah harus berjalan seiring dengan pemerataan akses listrik di wilayah terpencil.

“Dengan sinergi bersama, kami yakin Bone bisa menjadi daerah yang lebih maju, mandiri, berkeadilan, dan berkelanjutan,” ujar Dr. Andi Akmal Pasluddin.

Dukungan juga datang dari Anggota DPR RI Komisi VI, Ismail Bahtiar, yang menilai langkah PLN patut diapresiasi dan perlu diteruskan.

“Sudah tiga kali saya hadir di kegiatan serupa. Kami siap mendukung agar seluruh wilayah Bone, termasuk yang belum teraliri listrik, mendapat perhatian,” katanya.

PLN Tegaskan Komitmen Lingkungan

General Manager PLN UIP3B Sulawesi, Fermi Travianto, menegaskan bahwa masalah sampah adalah tanggung jawab bersama.

“PLN berkomitmen membangun usaha berbasis lingkungan melalui mitigasi sejak dini,” tuturnya.

Sementara itu, Direktur Bank Sampah Induk Bone, Muh. Yunus, menyebut bantuan ini sangat berarti bagi penguatan program pengelolaan sampah.

“Tanpa dukungan seperti ini, kami tidak bisa berbuat banyak. Kami berharap masyarakat juga aktif menukarkan sampah menjadi sembako atau gas elpiji. Semangatnya adalah perubahan perilaku,” ujarnya.

Bank Sampah Induk Jadi Sentra Edukasi dan Ekonomi

Kabid Tata Lingkungan DLH Bone, Andi Habibie, ST., M.Si., menuturkan bahwa fasilitas baru ini akan mempermudah pengangkutan dan pengolahan sampah.

“Dengan adanya bantuan ini tentu memberikan semangat baru bagi pengurus. Dampaknya akan langsung dirasakan masyarakat,” katanya.

Bank Sampah Induk Bone tidak hanya menjadi tempat pengumpulan sampah, tetapi juga mitra warga dalam mengelola sampah rumah tangga. Warga dapat menabung sampah berupa plastik, kertas, atau kardus yang hasilnya bisa diuangkan atau ditukar dengan kebutuhan pokok, seperti sembako. Sistem tabungan sampah ini dijalankan secara transparan dan bekerja sama dengan Surya Indah Swalayan untuk menyediakan sembako berkualitas.

Selain memberi manfaat ekonomi, keuntungan dari penjualan sampah juga dimanfaatkan untuk menggaji pengurus agar pengelolaan tetap berkelanjutan.

“Kami berharap semangat gotong royong ini terus hidup. Bank Sampah Induk bukan hanya tempat menaruh sampah, tapi jadi pusat edukasi dan pemberdayaan masyarakat,” pungkas Andi Habibie. (*)