Kejari Pamekasan Telah Melakukan Pemanggilan Terhadap Sejumlah Kepala Desa

Mobil sigap atau mobil kesehatan yang telah dibrending Bupati, Badrut Tamam dan Wakil Bupati Raja’e.

Pamekasan (Pilar) – Kejaksaan Negeri (Kejari) Pamekasan telah melakukan pemanggilan terhadap 23 Kepala Desa untuk dimintai keterangan.

Pemanggilan tersebut karena ada laporan dugaan Tindak Pidana Korupsi (tipikor) terkait pengadaan mobil sigap yang telah diresmikan dan diserahkan langsung oleh Kepala Daerah Pamekasan, Badrut Tamam di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati, Senin (29/06/2020) lalu.

“Hingga Jumat 2 Oktober 2020 hari ini, sudah ada 23 kepala desa yang dimintai keterangan,” seperti dilansir TribunMadura.com. Jumat (02/10/2020).

Seperti yang telah diketahui bersama bahwa anggaran yang digunakan untuk pengadaan mobil sigap bernilai puluhan milliar. Anggaran tersebut terbilang cukup fantastis  anggarannya untuk 178 mobil sigap yang disebar ke beberapa desa di Kabupaten Pamekasan dengan ter-branding wajah Bupati dan Wakil Bupati Pamekasan.

Adapun jumlah anggaran yang digunakan untuk pengadaan mobil sigap atau mobil kesehatan tersebut “Berdasarkan penggunaan anggaran pengadaan 178 Mobil Sigap yang dihimpun TribunMadura.com, menghabiskan anggaran sebesar Rp 35.789.000.00,- Miliar”. Data TribunMadura.com

Dengan rincian per unit mobil APV yang telah dibranding dengan wajah Bupati dan Wakil Bupti tersebut seharga Rp. 189.000.000.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *