Pelaku Pembunuhan dan Mutilasi di Kalibata City Kini Ditangani Kapolda

Jakarta (pilar) – Aksi pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh sepasang kekasih termotif karena kedua pelaku ingin merampas harta kekakyaan yang dimiliki oleh korban.

Tak segan-segan kedua pelaku tersebut membunuh dan memutilasi korban menjadi 11 bagian.

Kapolda, Irjen Nana Sudjana megatakan berawal dari adanya laporan polisi tentang laporan orang hilang, yaitu yg dilaporkan keluarga korban atas nama korban Rinaldi Harley Wismanu (32).

“Sejak tanggal 9 kemarin korban tidak bisa dihubungi dan tidak ada komunikasi dengan pihak keluarganya,” tegasnya.

DAF (26), pelaku eksekutor membunuh dan memutilasi korban. Sedangkan LAS (27), perannya mengajak korban untuk bertemu dan menyewa apartemen melalui chatting di WhatsAp.

Menurut Irjen Nana Sudjana, pelaku megetahui si korban memiliki financial yg dianggap lebih dan berada, sehingga kedua pelaku tersebut berencana menghabisi korban. Dan mengambil barang-barang dan uang milik korban.

“Motif pelaku ingin menguasai harta milik korban,” tambahnya.

Lebih jauh Irjen Nana Sudjana mengatakn Mereka menguras isi daripada rekening milik korban dengan membeli logam mulya berbagai ukuran, perhiasan emas, motor merek Yamham Nmax dan menyewa rumah di Permata Cimanggis, Depok yg akan digunakan untuk menggubur korban.

Ia bersyukur alhamdulillah laporan tanggal 12 dan kemudian tanggal 16 kasus dapat terungkap.

Mereka dikenakan pasal 340 dengan pidana mati atau penjara seumur hidup. Dan pasal 338 KUHP dan pasal 365 KUHP. Jelasnya, saat disiarkan Kompas TV, Kamis (17/09/2020).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *